Apa yang Dimaksud dengan Shallow Frying: Pengertian dan Teknik Dasarnya

Shallow frying adalah teknik memasak dengan cara menggoreng makanan menggunakan sedikit minyak dalam wajan datar. Teknik ini sangat berguna untuk memasak makanan dengan cara yang sehat karena menggunakan sedikit minyak. Selain itu, makanan yang digoreng dengan teknik ini juga lebih mudah untuk dicerna oleh tubuh.

Pengertian Shallow Frying

Shallow frying adalah teknik memasak yang menggunakan sedikit minyak dalam wajan datar untuk menggoreng makanan. Teknik ini berbeda dengan teknik deep frying yang menggunakan banyak minyak untuk menggoreng makanan. Shallow frying menjadi pilihan yang lebih sehat karena menggunakan sedikit minyak dan makanan yang digoreng akan lebih mudah dicerna oleh tubuh.

Teknik Dasar Shallow Frying

Teknik dasar shallow frying adalah dengan memanaskan wajan datar terlebih dahulu menggunakan sedikit minyak. Setelah wajan panas, masukkan makanan ke dalam wajan dan goreng hingga matang. Setelah selesai digoreng, angkat makanan dan tiriskan minyaknya.

Apa Saja Makanan yang Cocok Digoreng dengan Teknik Shallow Frying?

Makanan yang cocok digoreng dengan teknik shallow frying adalah makanan yang terdiri dari potongan kecil dan tipis. Beberapa makanan yang cocok digoreng dengan teknik ini antara lain ayam, ikan, sayuran, dan kentang. Selain itu, teknik ini juga cocok digunakan untuk memasak makanan yang perlu digoreng sebentar saja atau makanan yang lebih empuk di bagian dalam.

Apa Keuntungan Menggunakan Teknik Shallow Frying?

Menggunakan teknik shallow frying memiliki beberapa keuntungan, di antaranya:

  1. Lebih sehat karena menggunakan sedikit minyak.
  2. Makanan yang digoreng akan lebih mudah dicerna oleh tubuh.
  3. Makanan yang digoreng dengan teknik ini akan memiliki rasa yang lebih enak karena tetap renyah di luar dan empuk di dalam.
  4. Teknik ini lebih hemat minyak dibandingkan teknik deep frying.
  5. Teknik ini lebih mudah dilakukan karena tidak memerlukan banyak minyak dan wajan yang besar.

Bagaimana Cara Merawat Wajan Setelah Digunakan untuk Shallow Frying?

Setelah selesai digunakan untuk shallow frying, wajan perlu dibersihkan dengan baik agar tetap awet dan tidak menempel minyak yang berlebih. Berikut ini adalah cara merawat wajan setelah digunakan untuk shallow frying:

  1. Biarkan wajan dingin terlebih dahulu sebelum dicuci dengan air dan sabun.
  2. Gunakan spons lembut untuk membersihkan wajan agar tidak merusak permukaannya.
  3. Jangan gunakan bahan pembersih abrasif atau scrubber yang kasar.
  4. Setelah selesai dicuci, keringkan wajan dengan handuk kering dan simpan di tempat yang kering.

FAQ

Apa bedanya shallow frying dengan deep frying?

Shallow frying menggunakan sedikit minyak dalam wajan datar, sementara deep frying menggunakan banyak minyak dalam wajan yang dalam.

Apa makanan yang cocok digoreng dengan teknik shallow frying?

Makanan yang terdiri dari potongan kecil dan tipis, seperti ayam, ikan, sayuran, dan kentang, cocok digoreng dengan teknik shallow frying.

Apa keuntungan menggunakan teknik shallow frying?

Beberapa keuntungan menggunakan teknik shallow frying adalah lebih sehat karena menggunakan sedikit minyak, makanan yang digoreng lebih mudah dicerna oleh tubuh, dan makanan yang digoreng dengan teknik ini akan memiliki rasa yang lebih enak.

Bagaimana cara merawat wajan setelah digunakan untuk shallow frying?

Setelah selesai digunakan, wajan perlu dibersihkan dengan spons lembut dan jangan menggunakan bahan pembersih abrasif atau scrubber yang kasar. Setelah selesai dicuci, keringkan wajan dengan handuk kering dan simpan di tempat yang kering.

Kesimpulan

Shallow frying adalah teknik memasak yang sehat dan mudah dilakukan. Teknik ini cocok digunakan untuk memasak makanan yang perlu digoreng sebentar saja atau makanan yang lebih empuk di bagian dalam. Selain itu, menggunakan teknik ini juga memiliki beberapa keuntungan seperti lebih hemat minyak dan makanan yang digoreng akan lebih mudah dicerna oleh tubuh. Untuk merawat wajan setelah digunakan untuk shallow frying, perlu dilakukan dengan bijaksana agar tetap awet dan bersih dari minyak yang berlebih.

Written by Maya Widianti

Maya Widianti adalah seorang penulis dan food stylist yang mengabdikan dirinya pada keindahan visual dalam dunia kuliner. Dalam tulisannya, dia tidak hanya berbagi resep, tetapi juga cerita-cerita unik di balik masakan-masakan tersebut. Dengan demikian, Adi berharap dapat membantu melestarikan kekayaan kuliner Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daging Asem Asem: Kuliner Khas Sunda yang Menggugah Selera

Masak Ikan Kecap: Resep Mudah dan Enak