Artikel "Onde Wijen"

Onde wijen adalah makanan ringan yang terbuat dari wijen yang dicampur dengan tepung ketan yang dipanggang. Makanan ini sangat populer di Indonesia, terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Onde wijen memiliki rasa yang gurih dan renyah, serta kandungan gizi yang baik untuk kesehatan.

Sejarah Onde Wijen

Onde wijen berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang dikenal sebagai daerah penghasil wijen terbesar di Indonesia. Wijen sudah lama digunakan sebagai bahan pangan karena kaya akan kandungan protein, serat, dan lemak sehat. Pada awalnya, wijen hanya digunakan sebagai bahan taburan makanan, tetapi kemudian dikembangkan menjadi onde wijen.

Onde wijen pertama kali dijual oleh pedagang keliling pada tahun 1960-an. Saat itu, onde wijen masih dianggap sebagai makanan yang kurang dikenal dan hanya dijual di pasar tradisional. Namun, pada akhir 1990-an, onde wijen semakin populer dan sudah bisa ditemukan di toko-toko modern.

Bahan dan Cara Membuat Onde Wijen

Bahan-bahan:

  • 250 gram tepung ketan
  • 100 gram wijen sangrai
  • 50 gram gula pasir
  • 1/2 sendok teh garam
  • 200 ml air matang
  • 50 ml santan kental
  • Daun pisang secukupnya

Cara membuat:

  1. Campurkan tepung ketan, gula pasir, garam, dan santan kental dalam sebuah wadah dan aduk sampai rata.
  2. Tuangkan air matang ke dalam campuran tepung di atas dan aduk sampai kalis (tidak lengket di tangan).
  3. Ambil sedikit adonan, bulatkan dan beri isian biji wijen. Ulangi sampai adonan habis.
  4. Letakkan bola onde wijen pada daun pisang, kemudian kukus selama 20-25 menit. Angkat dan biarkan dingin.
  5. Gulingkan bola onde wijen dalam wijen sangrai secukupnya sampai permukaannya tertutup biji wijen. Onde wijen siap disajikan.

Nutrisi Onde Wijen

Onde wijen mengandung gizi yang baik untuk kesehatan dan cocok untuk menjaga pola makan yang seimbang. Berikut adalah informasi gizi pada 1 porsi (100 gram) onde wijen:

  • Kalori: 264 kalori
  • Lemak: 4 gram
  • Protein: 5 gram
  • Karbohidrat: 52 gram
  • Serat: 2 gram

FAQ

  1. Apakah onde wijen bisa disimpan untuk beberapa hari?

    Ya, onde wijen bisa disimpan di dalam wadah tertutup di dalam kulkas selama 2-3 hari. Sebaiknya jangan terlalu lama disimpan karena bisa menyebabkan onde wijen menjadi keras.

  2. Bolehkah menggunakan tepung ketan hitam?

    Ya, Anda bisa menggunakan tepung ketan hitam sebagai variasi untuk membuat onde wijen. Rasanya akan terasa lebih gurih dan nutrisinya lebih baik.

  3. Bisakah isian onde wijen diganti dengan bahan lain?

    Ya, Anda dapat mengganti biji wijen dengan kacang almond, kacang tanah atau coklat chip.

Kesimpulan

Onde wijen adalah makanan ringan tradisional Indonesia yang lezat dan bergizi. Terbuat dari bahan-bahan sederhana seperti tepung ketan dan biji wijen, onde wijen sangat mudah dibuat dan bisa menjadi camilan yang sehat untuk keluarga Anda. Jangan ragu untuk mencoba membuatnya sendiri di rumah!

Written by Amanda Rahardjo

Amanda Rahardjo adalah seorang penulis kuliner yang khususnya fokus pada resep-resep masakan Indonesia. Dengan keahlian dan pengalamannya yang luas dalam memasak, Amanda senang berbagi pengetahuannya dengan orang lain melalui blognya. Melalui tulisannya, dia ingin memperkenalkan dan melestarikan kekayaan kuliner Indonesia kepada pembaca di seluruh dunia. Selain menulis resep, Amanda juga suka membagikan tips memasak dan informasi seputar bahan-bahan makanan lokal yang dapat digunakan dalam masakan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Resep Es Kopyor Nutrijel yang Segar dan Nikmat

Resep Bumbu Pepes Ayam yang Lezat dan Mudah