Nasi Kucing Kekinian: Inovasi Terbaru dari Masakan Tradisional Indonesia

Nasi kucing, makanan khas Jawa Timur yang biasa dijumpai di kaki lima atau warung tenda, belakangan ini menjadi salah satu tren kuliner di Indonesia. Nasi kucing memiliki ukuran yang kecil dan sederhana, seperti sekotak makanan untuk seekor kucing. Walau ukurannya kecil, nasi kucing mampu memuaskan rasa lapar dengan variasi lauk yang bervariasi. Namun, dengan melihat begitu pesatnya perkembangan dunia kuliner, banyak sekali variasi nasi kucing yang beredar di pasaran, baik dalam penyajian maupun isian yang disediakan. Inilah yang disebut dengan nasi kucing kekinian.

Apa itu Nasi Kucing Kekinian?

Nasi kucing kekinian merupakan variasi nasi kucing yang ditampakkan dengan penyajian dan isian yang lebih menarik dan kaya akan cita rasa. Bentuk nasi kucing kekinian bisa dijumpai di berbagai tempat, mulai dari Warung Koffie Batavia yang menyajikan nasi kucing dengan isi sate usus, sate kikil bahkan sate emprit, hingga Warteg Warmo yang menyediakan nasi kucing dengan menu populer seperti semur ayam atau bakmi jawa.

Yang membedakan nasi kucing kekinian dengan nasi kucing biasa adalah isian yang lebih beragam. Aneka lauk yang tersediakan di dalamnya merangsang lidah dengan berbagai rasa yang berbeda-beda, seperti sate empal, tempe, bakwan, tahu isi, bebek goreng, sosis, dan masih banyak lagi. Tidak jarang juga, nasi kucing kekinian disajikan dengan berbagai olahan menu baru seperti sushi, pangsit, dan risoles.

Sejarah Nasi Kucing

Dalam sejarahnya, ada benang merah di balik Nasi Kucing yang menjadi ciri khas kawasan Surabaya, Jawa Timur. Nasi kucing pertama kali dikenal sejak awal era 1980-an dan dikonsumsi sebagai sarapan atau camilan kecil antara waktu makan besar di hari kerja.

Tempat pertama yang menjadi cikal-bakal munculnya kuliner ini adalah kawasan yang dikenal dengan sebutan Beringharjo di Jalan Pemuda, Sabtu Kliwon, Surabaya.

Ternyata nama “nasi kucing” tak lepas dari kebiasaan para buruh saat itu. Mereka tidak memperoleh gaji yang besar sehingga jumlah pendapatannya tidak mencukupi untuk membeli nasi beserta lauk pauk. Setiap kali para buruh lapar, maka mereka hanya mampu membeli nasi yang kecil-kecil sewaktu makan siang dan makanlah nasi tersebut bersama dengan teman-temannya.

Asal nama "nasi kucing" diakibatkan oleh ukurannya yang sangat kecil, sewaktu hendak memakannya, seperti memberikan makanan kepada sepasang kucing dengan satu potong ayam yang kecil.

Cara Memasak Nasi Kucing Kekinian

Nasi kucing kekinian dapat dibuat dengan cara yang sederhana. Hal pertama yang harus kita siapkan adalah nasi putih yang bersih dan dalam keadaan masih hangat.

Setelah itu, siapkan lauk yang ingin Anda tambahkan pada nasi kucing. Karena nasi kucing memiliki ukuran kecil, sebaiknya tambahkan lauk yang mudah dihidangkan dalam bentuk kecil juga. Misalnya seperti telur, sosis, atau daging ayam.

Setelah itu, letakkan lauk-lauk tadi di atas nasi dan sajikan dalam porsi kecil dan unik. Dapat juga menambahkan serpihan bawang goreng, bawang putih goreng, atau cabai sebagai penambah cita rasa di dalam makannya.

Keuntungan Konsumsi Nasi Kucing

Nasi kucing kekinian memiliki keuntungan bagi para konsumennya. Dalam hal harga, harga nasi kucing cukup terjangkau bagi berbagai kalangan. Dengan harga yang murah meriah, pelanggan sudah bisa menikmati berbagai pilihan menu dengan variasi isian yang banyak.

Berbicara soal kesehatan, nasi kucing juga tergolong sehat sebab isian yang bervariasi ini disajikan dalam porsi kecil, bukan dalam satu porsi besar. Apalagi mengingat kini banyak penjual yang tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya seperti pengawet dan bumbu-bumbu instan yang punya dampak buruk bagi tubuh.

FAQ

Bagaimana cara membuat nasi kucing?

Cara membuat nasi kucing cukup sederhana. Yang dibutuhkan adalah nasi putih yang baru matang serta isian lauk-pauk yang sesuai dengan selera Anda. Letakkan isian di atas nasi menjadi sebuah sekotak makanan.

Apa pilihan lauk yang tepat untuk nasi kucing kekinian?

Ada banyak pilihan lauk yang bisa disiapkan untuk nasi kucing kekinian. Beberapa di antaranya adalah sosis, daging ayam, telur, dan tempe goreng. Anda juga bisa menambahkan saus sambal atau kecap untuk memberikan rasa yang lebih gurih.

Kenapa banyak orang suka nasi kucing?

Nasi kucing memiliki beberapa kelebihan dibandingkan makanan lainnya. Pertama, harganya yang relatif murah. Kedua, variasi isian yang beragam memungkinkan pelanggan memilih sesuai dengan selera masing-masing. Ketiga, penyajian yang unik dan menarik membuat nasi kucing menjadi idola baru para penikmat kuliner.

Kesimpulan

Nasi kucing kekinian merupakan salah satu inovasi terbaru dalam kuliner Indonesia. Secara tradisional, nasi kucing berisikan nasi kecil dan disajikan dengan lauk pauk yang sederhana. Namun, sekarang, kita bisa menikmati nasi kucing dengan bahan isian yang bervariasi dan penyajian yang unik, seperti sushi, pangsit, dan risoles. Atau dengan kata lain, nasi kucing kekinian menjadi tren kuliner terbaru yang kini banyak digemari oleh para penikmat kuliner di Indonesia.

Written by Dian Utami

Dian Utami adalah seorang food blogger dan penulis buku masakan. Dengan latar belakang sebagai seorang ahli gizi, Dian memiliki minat yang besar terhadap makanan sehat dan bergizi. Melalui blognya, dia berbagi resep-resep sehat yang menggunakan bahan-bahan lokal dan alami. Dian berusaha untuk memperkenalkan konsep memasak yang seimbang dan menyenangkan bagi pembaca, dengan menunjukkan bahwa makanan sehat juga bisa lezat. Dalam tulisannya, dia juga memberikan tips nutrisi dan informasi tentang manfaat makanan tertentu untuk kesehatan tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bikin Kue Donat: Tips dan Trik

Resep Tumis MPASI 10 Bulan: Masakan Sehat untuk Si Kecil