Perkedel: Olahan Kentang yang Tak Pernah Ketinggalan

Ada beberapa makanan yang selalu enak dan selalu dicari oleh orang-orang di Indonesia. Salah satunya adalah perkedel. Perkedel adalah makanan dari olahan kentang yang selalu sukses menggoda selera masyarakat. Bagian luar yang garing dan renyah, serta bagian dalam yang empuk dan lembut menjadikan perpaduan yang sempurna. Meskipun terkesan sederhana, tak sedikit chef yang mencoba membuat kreasi dari perkedel ini. Nah, dalam artikel ini, kita akan membahas secara komprehensif tentang perkedel, termasuk dari sejarah hingga beberapa jenis perkedel yang ada.

Sejarah Perkedel

Dalam kamus besar bahasa Indonesia, perkedel didefinisikan sebagai hidangan Indonesia yang terbuat dari kentang yang dihaluskan dan dicampur dengan bawang merah, bawang putih, telur, merica, garam dan tepung terigu. Kemudian digoreng dalam minyak goreng yang banyak di wajan sampai kecoklatan. Namun, tahukah Anda bahwa sejarah perkedel tidak jelas dan masih menjadi perdebatan di kalangan penelitinya?

Beberapa sumber mengatakan bahwa perkedel berasal dari negara Belanda dan dibawa ke Indonesia pada masa penjajahan. Dalam bahasa Belanda, perkedel disebut "frikadel," yang berarti "bakso kecil." Lalu, masyarakat Indonesia memodifikasi menu tersebut sesuai dengan selera lidah mereka. Selain itu, ada juga pendapat bahwa perkedel sebenarnya berasal dari Timur Tengah, yakni Arab.

Namun, yang pasti hingga kini, perkedel sudah menjadi makanan khas Indonesia yang mudah ditemui dan dicicipi di setiap daerah.

Jenis-Jenis Perkedel

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, perkedel bisa dimodifikasi sesuai dengan selera masyarakat Indonesia. Berikut ini adalah beberapa jenis perkedel yang sering kita jumpai:

Perkedel Kentang

Perkedel kentang adalah jenis perkedel paling banyak dikenal dan favorit di Indonesia. Perkedel ini terbuat dari kentang yang dihaluskan, bawang merah, bawang putih, tepung terigu, telur, garam, dan merica. Warna kuning cerah serta rasa yang gurih dan sedap membuat perkedel kentang selalu menjadi menu wajib di meja makan Indonesia.

Perkedel Jagung

Perkedel jagung adalah jenis perkedel yang terbuat dari bahan dasar jagung yang dicampur dengan bawang merah, bawang putih, tepung terigu, merica, telur dan garam. Tekstur perkedel jagung lebih renyah dibanding perkedel kentang. Biasanya, perkedel jagung disajikan sebagai camilan atau sebagai lauk utama di beberapa daerah.

Perkedel Udang

Perkedel udang adalah jenis perkedel yang terbuat dari udang yang dicincang halus, tepung terigu, telur, bawang putih, bawang merah, garam dan merica. Bentuknya bulat pipih dan memiliki cita rasa yang gurih dan lezat. Biasanya, perkedel udang cocok dihidangkan sebagai lauk pembuka pada acara makan malam.

Perkedel Tempe

Perkedel tempe adalah olahan perkedel yang terbuat dari tempe yang dihaluskan, tepung terigu, bawang putih, bawang merah, telur, dan garam. Kandungan protein yang tinggi karena tempe menjadikan perkedel ini sebagai sumber protein yang baik bagi Anda yang menyukai olahan sayuran.

Cara Membuat Perkedel yang Enak

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • 3-4 buah kentang besar, kupas, cuci dan potong menjadi beberapa bagian
  • 2 butir telur
  • 3 siung bawang merah, cincang halus
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 2 sendok makan tepung terigu
  • Garam secukupnya
  • Merica secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya

Cara membuat:

  1. Haluskan kentang dengan blender atau parut.
  2. Tambahkan bawang merah, bawang putih, telur, tepung terigu, garam dan merica.
  3. Aduk rata sampai semua bahan tercampur dengan sempurna.
  4. Ambil sedikit adonan dan bentuk seperti bola, pipihkan sedikit.
  5. Panaskan minyak goreng dalam wajan. Masukkan perkedel dan goreng hingga cokelat keemasan.
  6. Angkat dan tiriskan.

FAQ

Q: Apakah bisa perkedel dibuat tanpa tepung terigu?
A: Bisa saja, namun akan mungkin sedikit berbeda tekstur dan rasanya.

Q: Apakah bahan-bahan perkedel bisa ditambah atau dikurangi?
A: Tentu, bahan dan takaran perkedel bisa disesuaikan dengan selera anda.

Q: Berapa lama umur simpan perkedel?
A: Simpan di lemari es tertutup, perkedel bisa bertahan selama 2-3 hari.

Kesimpulan

Perkedel adalah makanan khas Indonesia yang terbuat dari bahan dasar kentang yang dihaluskan dan dicampur dengan beberapa bumbu. Jenis perkedel bisa disesuaikan dengan selera masyarakat, dari perkedel kentang hingga perkedel udang. Perkedel dapat dihidangkan sebagai camilan atau lauk utama. Agar membuat perkedel yang enak, perhatikan cara membuatnya dan jangan lupa ditambahkan bumbu sesuai selera.

Written by Rizky Ramadhan

Rizky Ramadhan adalah seorang penulis dan koki amatir yang berdedikasi untuk menggali lebih dalam tentang warisan kuliner Indonesia. Melalui blognya, Rizky berbagi resep-resep khas dari berbagai daerah di Indonesia. Dia percaya bahwa makanan adalah jendela kebudayaan, dan dengan mempelajari dan mencoba masakan tradisional, kita dapat lebih memahami keanekaragaman budaya Indonesia. Dalam tulisannya, Rizky sering memadukan pengetahuan kuliner dengan cerita perjalanan pribadinya dalam mencicipi masakan-masakan lezat di seluruh Nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Resep Tahu Kacang Panjang: Cara Membuat Tahu Kacang Panjang yang Lezat

Cara Buat Baso Aci: Tekstur Kenyal dan Gurihnya Pasti Buat Ketagihan!